Biden dan Xi Jinping Saling Serang Soal Asal Usul Covid-19

by -5 views

Jakarta, ARTISVIRAL.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyebutkan China menahan fakta penting mengenai asal-usul virus SARS-CoV-2 atau corona yang membuat penyakit Covid-19.

“Liputan penting perihal asal mula pandemi ini tersedia di Republik Rakyat China (RRC). Namun sejak awal, pejabat pemerintah China bekerja untuk mencegah akses penyelidik internasional dan anggota komunitas kesehatan masyarakat global,” kata Biden di dalam sebuah pernyataan antara Jumat (27/8/2021), dikutip berasal dari AFP.

“Hingga saat ini, RRC terus menampik seruan untuk transparansi dan menahan fakta, lebih-lebih ketika jumlah korban pandemi ini terus meningkat,” tambahnya.


Menurut ringkasan laporan intelijen yang mencari asal-usul Covid-19, sampai kini AS tidak percaya para pejabat China memiliki pengetahuan pada awalnya perihal virus yang menjadi pandemi ini.

Intelijen AS sudah mengesampingkan bahwa virus corona dikembangkan sebagai senjata. Lebih dari satu besar lembaga menilai bersama dengan “keyakinan rendah” bahwa virus itu tidak direkayasa secara genetik.

Tetapi komunitas tetap terbagi antara asal-usul patogen. Empat lembaga dan Dewan Intelijen Nasional percaya virus ditularkan ke manusia, sementara satu lembaga mendukung teori kebocoran berasal dari laboratorium Wuhan Institute Virology.

“Variasi di dalam pandangan analitik beberapa besar berasal berasal dari perbedaan di dalam bagaimana badan-badan menimbang pelaporan intelijen dan publikasi ilmiah, dan kesenjangan intelijen dan ilmiah,” kata ringkasan itu.

Komunitas intelijen dan ilmuwan global kekurangan sampel klinis atau data epidemiologis berasal dari persoalan Covid-19 paling awal, tambah ringkasan laporan berikut.

Pada awalnya badan intelijen mengandalkan superkomputer di Laboratorium Nasional Departemen Energi, kumpulan berasal dari 17 lembaga penelitian elit pemerintah. Badan intelijen AS disebut memiliki Katalog fakta raksasa berisi cetak biru genetik yang diambil berasal dari sampel virus yang dipelajari di laboratorium Wuhan Institute Virology.

Bantahan China

Di sisi lain, China membantah tuduhan-tuduhan berasal dari AS. Duta Besar China untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Chen Xu secara formal menghendaki Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memasukkan laboratorium penelitian bio-militer AS, Fort Detrick, dan University of North Caroline di dalam penyelidikan perihal asal-usul Covid-19.